Infobekasijabar.id

Satu pintu informasi Jawa Barat. INFO BEKASI-JABAR menyajikan sumber berita terintegrasi dan pembaruan harian resmi dari jaringan Humas Pemerintah Daerah se-Jawa Barat.

Jelajahi

Kategori

ADVERTISEMENT

Cari Blog Ini

KDM Siapkan Rp120 Miliar Gaji Petani Tanam Pohon di Jabar

REDAKSI
27 September 2026 | 11:10 WIB Last Updated 2026-09-27T04:10:26Z

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan terkait pengambilalihan lahan PTPN dan Perhutani di Situ Cisanti.

KABUPATEN BANDUNG, INFO BEKASI JABAR – Langkah tegas diambil Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyelamatkan kawasan resapan air dan mengentaskan kemiskinan dengan merencanakan pengambilalihan hak pengelolaan lahan-lahan milik PTPN serta Perhutani, khususnya di kawasan vital Gunung Wayang, Kabupaten Bandung.

​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa pengambilalihan hak pengelolaan dilakukan untuk selanjutnya ditanami dengan tanaman-tanaman khas kawasan tersebut.

​"Saya targetkan seribu hektar lahan biar selesai. Petaninya yang nanamnya saya gaji Rp2,5 juta perbulan. Satu orang 2 hektar. Diperlukan 500 orang," ucapnya KDM, sapaan Dedi Mulyadi, di Situ Cisanti Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026).

​Solusi Kemiskinan dan Buruh Murah di Kawasan Perkebunan

​KDM menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai salah satu strategi untuk menyelesaikan kemiskinan yang dialami banyak warga di daerah perkebunan sayur. Mulai dari Cianjur Selatan, Garut Selatan kemudian Bandung Selatan.

​Menurutnya, kemiskinan terjadi di wilayah-wilayah tersebut karena upah buruh sangat murah, yaitu Rp30.000, Rp25.000 dan terkadang ada yang masih Rp20.000.

​"Dan strategi ini dibiarkan miskin untuk apa? agar mereka patuh. Saya termasuk pemimpin yang tidak mau kepatuhan disebabkan oleh kemiskinan, saya ingin kepatuhan disebabkan oleh kesejahteraan," tegas KDM.

​Alokasi Anggaran dan Penyelamatan Ekosistem Sungai Citarum

​KDM berencana penanaman akan dimulai pada bulan Desember tahun ini, dengan jumlah petani penanam pohon yang disiapkan sebanyak 4.000 orang. Petani penanam pohon akan digaji tiap bulan Rp2,5 juta sehingga Pemprov Jabar menyediakan sekitar Rp10 miliar per bulan atau Rp120 miliar per tahun.

​Dana tersebut, menurut KDM, tidak ada artinya dibandingkan banjir luapan Citarum yang disebabkan oleh kerusakan lahan sekitar sungai tersebut.

​Citarum yang memiliki sedimentasi harus dikeruk dengan biaya pengerukan dalam setiap tahun lebih dari Rp1 triliun. Ditambah lagi biaya yang harus dikeluarkan karena banjir dan perbaikan lingkungan serta infrastruktur.

​Selain itu menurut KDM, dengan adanya Citarum, akan menghasilkan pendapatan negara berapa yang besar. Dengan adanya pembangkit di Cirata, Saguling dan Jatiluhur, dipastikan menghasilkan hingga triliunan rupiah.

​"Setelah itu lahir kawasan industri di Purwakarta, Kerawang, Bekasi, perpuratan uangnya puluhan triliun dalam setiap bulan. Kalau Citarum mengering, Cisanti mengering, gunung wayangnya mengering, maka industri disitu akan mati," jelasnya.

​KDM menuturkan, pengeluaran Pemprov Jabar tidak melulu hanya untuk proyek, tetapi juga perlu untuk kesejahteraan rakyat, seperti menggaji petani untuk menanam pohon dan merawat hutan.

​(Sumber: Humas Jabar)

RUANG IKLAN PREMIUM TERSEDIA

Logo Info Bekasi Jabar

Ingin Bisnis atau Program Anda diliput dan tampil di sini?
Hubungi Redaksi via WhatsApp: 081281754849

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • KDM Siapkan Rp120 Miliar Gaji Petani Tanam Pohon di Jabar

Trending Now

Logo Info Bekasi Jabar

 


ADVERTISEMENT
Pasang Iklan di Sini