KABUPATEN SUMEDANG, INFO BEKASI JABAR – Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI meresmikan operasional Sekolah Rakyat (SR) di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang.
Kehadiran Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga pra-sejahtera yang masuk dalam kategori ekonomi desil satu dan dua.
Fasilitas Pendidikan Gratis Di Atas Lahan 7,2 Hektare
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atas terealisasinya pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Berdiri di atas lahan seluas 7,2 hektare, Sekolah Rakyat Ujungjaya diharapkan dapat menjadi pusat melahirkan generasi unggul di Kabupaten Sumedang tanpa membedakan latar belakang sosial ekonomi.
"Sekolah Rakyat ini betul-betul menjadi wahana bagi warga Sumedang. Tidak boleh ada seorang pun yang tertinggal. Setiap orang berhak untuk sukses dan mempunyai mimpi. Negara hadir memberikan jalan bagi mimpi-mimpi anak Sumedang," ujar Dony dalam acara Dialog Orang Tua Siswabersama Menteri Sosial di Ujungjaya, Kamis (1/10/2026).
Dony menegaskan, Pemkab Sumedang berkomitmen penuh mendukung kelancaran operasional sekolah, mulai dari dukungan penyediaan lahan hingga pelibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung fasilitas lingkungan sekolah.
"Hadirnya Sekolah Rakyat akan menjadi resonansi dan obor pengetahuan di Kabupaten Sumedang yang dampaknya akan kita rasakan 20 tahun ke depan," tambahnya.
Implementasi Pasal 34 UUD 1945 Bagi Keluarga Pra-Sejahtera
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pembentukan Sekolah Rakyat merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo dalam menjalankan amanah Pasal 34 UUD 1945 terkait perlindungan masyarakat tidak mampu.
Gus Ipul memberikan apresiasi atas sinergi cepat yang ditunjukkan Pemkab Sumedang selama satu tahun masa rintisan program.
"Sekolah Rakyat adalah salah satu cara negara untuk memelihara dan memperhatikan keluarga pra-sejahtera. Setelah satu tahun masa rintisan di Sumedang, anak-anak yang dulunya kurang percaya diri kini tumbuh baik dari sisi kesehatan, kemampuan akademik, maupun kedisiplinan," kata Mensos.
(Rilis/Humas Pemkab Sumedang)


