Infobekasijabar.id

Satu pintu informasi Jawa Barat. INFO BEKASI-JABAR menyajikan sumber berita terintegrasi dan pembaruan harian resmi dari jaringan Humas Pemerintah Daerah se-Jawa Barat.

Jelajahi

Kategori

ADVERTISEMENT

Cari Blog Ini

Kejar Status UHC Prioritas, Pemkab Bekasi Alokasikan APBD Perubahan 2026 untuk Sektor Kesehatan

REDAKSI
30 September 2026 | 14:46 WIB Last Updated 2026-09-30T08:47:40Z

 

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memberikan keterangan terkait prioritas anggaran APBD Perubahan 2026.
APBD PERUBAHAN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama DPRD Kabupaten Bekasi menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Senin (29/9/2026). FOTO: Tata Jaelani/Diskominfosantik

KABUPATEN BEKASI, INFO BEKASI JABAR – Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan penyesuaian pos anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian ini difokuskan untuk mengoptimalkan pelayanan dasar masyarakat, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, serta percepatan infrastruktur daerah.

​Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna menyelesaikan sejumlah kewajiban pembiayaan penting, salah satunya penataan anggaran pelayanan kesehatan masyarakat.

​Pangkas Kewajiban BPJS dan Kejar Target UHC Prioritas

​Asep mengungkapkan, Pemkab Bekasi terus mengikis sisa kewajiban pembayaran jaminan kesehatan masyarakat agar target Universal Health Coverage (UHC) Prioritas dapat segera tercapai.

​“Kemarin kita turun sekitar Rp243 miliar, kita bayarkan Rp163 miliar, kemudian kita tambahkan Rp24 miliar. Jadi kewajiban kita tinggal sekitar Rp60 miliar dan ini kita kejar,” ujar Asep.

​Tata Efisiensi Anggaran Obat dan Alat Kesehatan

​Selain pembayaran BPJS, APBD Perubahan 2026 juga mengakomodasi penyediaan obat-obatan serta alat kesehatan di fasilitas pelayanan publik. Setelah sistem UHC berjalan penuh, pola pembiayaan akan ditata ulang agar lebih efisien.

​“Kalau sudah menjadi prioritas, ke depannya kita akan tata kembali pola pembiayaannya. Kita ingin anggaran kesehatan lebih tepat sasaran dan pelayanan masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

​Alokasi Renovasi Sekolah, Puskesmas, Hingga Lahan PSEL

​Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus perbaikan sarana fisik. Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran untuk renovasi gedung sekolah serta puskesmas yang membutuhkan peningkatan kualitas gedung.

​Tak hanya itu, perubahan anggaran juga mengalokasikan dana sekitar Rp6 miliar untuk pengadaan lahan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Rp2,5 miliar untuk infrastruktur jalan/lingkungan, serta Rp2,3 miliar untuk penguatan sektor pertanian dan perikanan.

​“Untuk sarana pendidikan dan kesehatan, kita perbaiki dan renovasi. Termasuk sekolah dan puskesmas, supaya pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” kata Asep.

​Kebut Penyerapan Belanja Daerah di Sisa Akhir Tahun

​Menanggapi realisasi penyerapan anggaran yang baru menyentuh angka sekitar 49 persen akibat penyesuaian dan proses pengadaan, Pemkab Bekasi menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah untuk melakukan percepatan kinerja.

​“Dalam waktu tiga bulan ini kita kebut. Secara teknis sudah kita tegur dinas-dinas terkait dan mudah-mudahan penyerapan bisa segera dikompakkan,” tegas Asep.

​Ia menekankan bahwa APBD Perubahan 2026 menjadi instrumen krusial agar seluruh program pembangunan yang direncanakan sejak APBD murni dapat tuntas dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi. 

(Rilis/Diskominfosantik Pemkab Bekasi)

RUANG IKLAN PREMIUM TERSEDIA

Logo Info Bekasi Jabar

Ingin Bisnis atau Program Anda diliput dan tampil di sini?
Hubungi Redaksi via WhatsApp: 081281754849

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kejar Status UHC Prioritas, Pemkab Bekasi Alokasikan APBD Perubahan 2026 untuk Sektor Kesehatan

Trending Now

Logo Info Bekasi Jabar

 


ADVERTISEMENT
Pasang Iklan di Sini